[KELUARGA TANPA IKATAN DARAH]
Keluarga
merupakan aspek yang terpenting dalam hidup, keluarga merupakan pondasi
awal dalam pembentukan manusia seutuhnya. tanpa keluarga, akan sulit
menjadi manusia seutuhnya.
Aku beruntung mendapat
keluarga baru didalam kampus. bagiku mereka keluarga besar yang kecil,
tanpa ikatan darah. keluarga bagi ku tidak terbatas hanya ikatan darah
saja. bagiku keluarga terikat karna cinta, karna cinta yang
mempertemukan kita dan karna cinta juga kita saling terikat. manusia
mencintai manusia menjadi suatu kesatuan yang terikat. jikalau manusia
bisa hidup sendiri, maka akan merusak makna manusia makhluk sosial.
Terima
kasih kepada keluarga kampus ku (anak anak teklap sektor pratisena
sadara). tidak ada ucapan yang bisa saya ucapkan selain terimakasih dan
rasa cinta terhadap keluarga kampusku. harga kerja keras keluarga ku
memang tidak dihargai sepeser uang atau rupiah karna saya yakin, mereka
tidak di gaji karna memang mereka tidak ternilai harga nya.
Senin, 22 Januari 2018
PERGERAKAN MAHASISWA
[EMBRIO PERGERAKAN MAHASISWA]
Oleh : Dhimas Hadi Nugraha
Mahasisawa merupakan stok generasi penerus bangsa muda yang nanti nya akan mengisi bagian bagian dari kehidupan negara. Mahasiswa suatu kaum muda yang hanya memiliki modal gagasan dan ideologi yang dituangkan dalam naskah akademik. Mahasiswa berperan sebagai penopang tumbuh berkembangnya suatu negara, karna hanya dari 20 persen dari 100 persen yang bisa melanjutkan bersekolah ke peguruan tinggi(anis baswedan). Potensi mahasiswa untuk menaikan taraf hidup negara lebih tinggi dibandingkan 80 persen yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Mahasiswa bertugas menaikan taraf hidup masyarakat dan juga nanti akan ikut terjun langsung menjadi masyarakat yang bermanfaat bagi bangsa nya. Mahasiswa merupakan unit terkecil dari bagian universitas, universitas merupakan bagian dari regional provinsi, dan provinsi merupakan bagian dari nasional yang berarti jika di artikan secara harfiah antara mahasiswa dengan nasional saling berkaitan dan berintegritas yang memang tidak bisa dipisahkan. Tugas berat menyandang nama mahasiswa karna harus mengatakan kebenaran dan kejujuran, mahasiswa tidak berpihak kepada kepentingan orang yang berkepentingan tetapi kepada kedaulatan rakyat. Semangat juang gerakan mahasiswa untuk melawan arus dan tidak apatis di tuangkan dalam bentuk aspirasi rakyat. Gerakan-gerakan mahasiswa memberikan sebuah perubahan-perubahan melalu idealisme nya yang tak pernah surut di makan waktu. Karna sebuah kebenaran akan selalu ada meskipun hanya sedikit orang yang memperjuangkannya dan perjuangan itu berat karna hanya sedikit orang yang berani melantangkan gelora kebenaran di muka bumi. Berbicara mahasiswa bukan berbicara romantisme sejarah tapi berbicara kebenaran yang kian hari makin di putihkan, bahkan hak asasi manusia dijual ke manca negara. pergerakan mahasiswa sebagai poros perubahan suatu bangsa mengalami realita yang begitu pedih, gerakan mahasiswa berulang kali lemahakan dengan kebijakan dan juga diberikan pandangan-pandangan oleh pemerintah melalui media yang menggiring opini sehingga mahasiswa dimarjinalkan oleh rakyatnya sendiri.
Sejarah Mahasiswa menjadi bukti konkret sebuah pembaharu baru untuk bangsa, presiden pertama kita soekarno merupakan jebolan pertama sekolah yang dibuat pemerintahan belanda pada tahun 1920(Harsja W Bachtiar, dekan fakultas sastra ui). Pendidikan merupakan modal utama dan dasar dalam membangun bangsa, dari pendidikan tersebut membawa negara indonesia ke depan pintu kemerdekan setelah dibelengguh oleh kolonialisasi dari penjajahan negara belanda dan jepang. Memang kemerdekan yang diraih merupakan perjuangan bangsa yang tidak lepas dari pemuda yang merupakan ciri dari seorang mahasiswa. Kemerdekaan meruapakan hasil campur tangan pemuda, yang menginginkan kemerdekaan diproklamirkan secepatnya hingga melibatkan kaum tua dan bertikai. Tanpa desakan pemuda, mungkin kemerdekaan kita akan jauh lebih lama atau tidak akan terlaksanakan. Bukti perlawanan dan perjuangan pemuda sama hal nya dengan mahasiswa yang memiliki energi lebih dan semangat juang yang tinggi. Berkumpulnya pemuda atau mahasiswa menjadikan suatu pembahasan dalam bentuk gagasan yang melahirkan perubahan-perubahan. Runtuhnya kebatilan yang terjadi pada pemimpin merupakan campur tangan mahasiswa, pada tahun 66 zaman soekarno dan 98 pada zaman soeharto. Bukti nyata perubahan yang lahir dari embrio pergerakan mahasiswa menorehkan catatan perjuangan yang menghasilkan buah nyata runtuhnya rezim. Bukan romantisme sejarah, melainkan catatan perjuangan dan nilai suci pergerakan mahasiswa. Indonesia merdeka atas perjuangan, dan semangat persatuan bangsa. Banyak ego dan kepentingan yang direduksi, dilebur, dan ditempa hingga kokoh menjadi satu dasar negara menjadi falsafah hidup bangsa.
Embrio pergerakan mahasiswa bukan hanya menjadi gerakan ceremonial yang hanya mengutamakan kepentingan golongan atau pribadi tapi sebagai suatu penyeimbang dari iklim demokrasi. Mahasiswa sebagai aktor penggerak perubahan menjadi mitra kritis yang siap sedia berkorban dalam pemikiran dan raga nya. Kekuasaan mahasiswa digunakan untuk cinta kepada rakyat, bukan cinta kepada kekuasaan. Merintih dan sedih kami melihat rakyat sengsara, ditengah perjuangan rakyat yang sedia menyumbangkan kekayaannya yang tidak melimpah untuk dipaksa membayar kepada negara agar negara ini bisa sejahtera. Walaupun rakyat sering terhianati oleh janji-janji kotor politisi. Embrio pergerakan mahasiswa akan terus berjuang membawa janji suci demokrasi, karna kami yakin perjuangan mahasiswa merupakan perjuangan kebenaran dan keadilan.
Bandung, 7 Januari 2018
Oleh : Dhimas Hadi Nugraha
Mahasisawa merupakan stok generasi penerus bangsa muda yang nanti nya akan mengisi bagian bagian dari kehidupan negara. Mahasiswa suatu kaum muda yang hanya memiliki modal gagasan dan ideologi yang dituangkan dalam naskah akademik. Mahasiswa berperan sebagai penopang tumbuh berkembangnya suatu negara, karna hanya dari 20 persen dari 100 persen yang bisa melanjutkan bersekolah ke peguruan tinggi(anis baswedan). Potensi mahasiswa untuk menaikan taraf hidup negara lebih tinggi dibandingkan 80 persen yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Mahasiswa bertugas menaikan taraf hidup masyarakat dan juga nanti akan ikut terjun langsung menjadi masyarakat yang bermanfaat bagi bangsa nya. Mahasiswa merupakan unit terkecil dari bagian universitas, universitas merupakan bagian dari regional provinsi, dan provinsi merupakan bagian dari nasional yang berarti jika di artikan secara harfiah antara mahasiswa dengan nasional saling berkaitan dan berintegritas yang memang tidak bisa dipisahkan. Tugas berat menyandang nama mahasiswa karna harus mengatakan kebenaran dan kejujuran, mahasiswa tidak berpihak kepada kepentingan orang yang berkepentingan tetapi kepada kedaulatan rakyat. Semangat juang gerakan mahasiswa untuk melawan arus dan tidak apatis di tuangkan dalam bentuk aspirasi rakyat. Gerakan-gerakan mahasiswa memberikan sebuah perubahan-perubahan melalu idealisme nya yang tak pernah surut di makan waktu. Karna sebuah kebenaran akan selalu ada meskipun hanya sedikit orang yang memperjuangkannya dan perjuangan itu berat karna hanya sedikit orang yang berani melantangkan gelora kebenaran di muka bumi. Berbicara mahasiswa bukan berbicara romantisme sejarah tapi berbicara kebenaran yang kian hari makin di putihkan, bahkan hak asasi manusia dijual ke manca negara. pergerakan mahasiswa sebagai poros perubahan suatu bangsa mengalami realita yang begitu pedih, gerakan mahasiswa berulang kali lemahakan dengan kebijakan dan juga diberikan pandangan-pandangan oleh pemerintah melalui media yang menggiring opini sehingga mahasiswa dimarjinalkan oleh rakyatnya sendiri.
Sejarah Mahasiswa menjadi bukti konkret sebuah pembaharu baru untuk bangsa, presiden pertama kita soekarno merupakan jebolan pertama sekolah yang dibuat pemerintahan belanda pada tahun 1920(Harsja W Bachtiar, dekan fakultas sastra ui). Pendidikan merupakan modal utama dan dasar dalam membangun bangsa, dari pendidikan tersebut membawa negara indonesia ke depan pintu kemerdekan setelah dibelengguh oleh kolonialisasi dari penjajahan negara belanda dan jepang. Memang kemerdekan yang diraih merupakan perjuangan bangsa yang tidak lepas dari pemuda yang merupakan ciri dari seorang mahasiswa. Kemerdekaan meruapakan hasil campur tangan pemuda, yang menginginkan kemerdekaan diproklamirkan secepatnya hingga melibatkan kaum tua dan bertikai. Tanpa desakan pemuda, mungkin kemerdekaan kita akan jauh lebih lama atau tidak akan terlaksanakan. Bukti perlawanan dan perjuangan pemuda sama hal nya dengan mahasiswa yang memiliki energi lebih dan semangat juang yang tinggi. Berkumpulnya pemuda atau mahasiswa menjadikan suatu pembahasan dalam bentuk gagasan yang melahirkan perubahan-perubahan. Runtuhnya kebatilan yang terjadi pada pemimpin merupakan campur tangan mahasiswa, pada tahun 66 zaman soekarno dan 98 pada zaman soeharto. Bukti nyata perubahan yang lahir dari embrio pergerakan mahasiswa menorehkan catatan perjuangan yang menghasilkan buah nyata runtuhnya rezim. Bukan romantisme sejarah, melainkan catatan perjuangan dan nilai suci pergerakan mahasiswa. Indonesia merdeka atas perjuangan, dan semangat persatuan bangsa. Banyak ego dan kepentingan yang direduksi, dilebur, dan ditempa hingga kokoh menjadi satu dasar negara menjadi falsafah hidup bangsa.
Embrio pergerakan mahasiswa bukan hanya menjadi gerakan ceremonial yang hanya mengutamakan kepentingan golongan atau pribadi tapi sebagai suatu penyeimbang dari iklim demokrasi. Mahasiswa sebagai aktor penggerak perubahan menjadi mitra kritis yang siap sedia berkorban dalam pemikiran dan raga nya. Kekuasaan mahasiswa digunakan untuk cinta kepada rakyat, bukan cinta kepada kekuasaan. Merintih dan sedih kami melihat rakyat sengsara, ditengah perjuangan rakyat yang sedia menyumbangkan kekayaannya yang tidak melimpah untuk dipaksa membayar kepada negara agar negara ini bisa sejahtera. Walaupun rakyat sering terhianati oleh janji-janji kotor politisi. Embrio pergerakan mahasiswa akan terus berjuang membawa janji suci demokrasi, karna kami yakin perjuangan mahasiswa merupakan perjuangan kebenaran dan keadilan.
Bandung, 7 Januari 2018
Pertempuran menuju imperium baru nusantara
[KILAS BALIK MEMBANGUN TARUMANEGARA BARU ]
Oleh : Dhimas Hadi Nugraha
Jawa barat merupakan daerah dengan bonus demografi terbanyak di indonesia(43.053.732 wiki). luas membentang 36.925,25 km²(wiki) , dengan struktur geografis rendah dan tinggi diwarnain dengan kebudayaan sunda dengan di kolaborasi penduduk urban dari berbagai daerah karna penuh daya tarik. dengan potensi pariwisata alam di beberapa daerah.
Jawa barat, dengan kultur budaya mayoritas sunda dan kehalusan tutur kata bahasa yang digunakan menjadi satu potensi dari sebuah moral dan norma masyarakat. masyarakat bermoral dan bernorma merupakan masyarakat madani yang taat akan hukum yang berlaku dalam masyarakat. sejarah membuktikan abad ke 5 lalu berdirinya tarumanegara menjadi bukti peradaban manusia dijawabarat. peninggalan candi merupakan kekayaan budaya dari cita, rasa dan karsa manusia dalam mengembangkan potensi manusia. sejarah menjadi titik awal semangat perjuangan membara. atau kah semangat ini pudar seperti sejarah tarumanegara yang pecah dan bubar di makan waktu sehingga lahir kerajaan sunda, demak, dan kerajaan lain.
Figur dan tokoh pemimpin memang menjadi sebuah tolak ukur pergerakan peradaban. sebuah pertanyaan muncul, apakah konsep hirarki kerajaan tarumanegara akan menjadi sebuah konsep yang pakem untuk jawa barat di masa sekarang atau kedaulatan rakyat menjadi sebuah poros demokrasi yang nyata dalam membangun eskalasi gerakan yang sinergis dalam sistem trias politika di bawah naungan pancasila.
Jawa barat yang luas dan diberikan bonus demokrasi ini butuh pemimpin yang siap membangun dan menyongsong daerah maupun nasional. jawa barat harus menjadi poros utama dalam perekonomian maupun beberapa hal. jawa barat merupakan suatu bagian dari kesatuan yang berkorelasi independen bukan dependen dari provinsi lain. sudah saat nya jawa barat menjadi provinsi yang menunjukan taring nya membuktikan kuatnya pengaruh regional terhadap nasional. muncul pertanyaan, siapa yang akan memegang tonggak kepemimpinan tarumanegara baru ini... jawa barat butuh sebuah figure yang siap, memiliki grand design kedepan dalam bergerak dan berinovasi untuk memberikan manfaat. tahun baru nanti meruapakan tahun yang akan membara!
Bandung, 28 Desember 2017
Oleh : Dhimas Hadi Nugraha
Jawa barat merupakan daerah dengan bonus demografi terbanyak di indonesia(43.053.732 wiki). luas membentang 36.925,25 km²(wiki) , dengan struktur geografis rendah dan tinggi diwarnain dengan kebudayaan sunda dengan di kolaborasi penduduk urban dari berbagai daerah karna penuh daya tarik. dengan potensi pariwisata alam di beberapa daerah.
Jawa barat, dengan kultur budaya mayoritas sunda dan kehalusan tutur kata bahasa yang digunakan menjadi satu potensi dari sebuah moral dan norma masyarakat. masyarakat bermoral dan bernorma merupakan masyarakat madani yang taat akan hukum yang berlaku dalam masyarakat. sejarah membuktikan abad ke 5 lalu berdirinya tarumanegara menjadi bukti peradaban manusia dijawabarat. peninggalan candi merupakan kekayaan budaya dari cita, rasa dan karsa manusia dalam mengembangkan potensi manusia. sejarah menjadi titik awal semangat perjuangan membara. atau kah semangat ini pudar seperti sejarah tarumanegara yang pecah dan bubar di makan waktu sehingga lahir kerajaan sunda, demak, dan kerajaan lain.
Figur dan tokoh pemimpin memang menjadi sebuah tolak ukur pergerakan peradaban. sebuah pertanyaan muncul, apakah konsep hirarki kerajaan tarumanegara akan menjadi sebuah konsep yang pakem untuk jawa barat di masa sekarang atau kedaulatan rakyat menjadi sebuah poros demokrasi yang nyata dalam membangun eskalasi gerakan yang sinergis dalam sistem trias politika di bawah naungan pancasila.
Jawa barat yang luas dan diberikan bonus demokrasi ini butuh pemimpin yang siap membangun dan menyongsong daerah maupun nasional. jawa barat harus menjadi poros utama dalam perekonomian maupun beberapa hal. jawa barat merupakan suatu bagian dari kesatuan yang berkorelasi independen bukan dependen dari provinsi lain. sudah saat nya jawa barat menjadi provinsi yang menunjukan taring nya membuktikan kuatnya pengaruh regional terhadap nasional. muncul pertanyaan, siapa yang akan memegang tonggak kepemimpinan tarumanegara baru ini... jawa barat butuh sebuah figure yang siap, memiliki grand design kedepan dalam bergerak dan berinovasi untuk memberikan manfaat. tahun baru nanti meruapakan tahun yang akan membara!
Bandung, 28 Desember 2017
Romansa Ilmu Dan Keindahan Alam Boscha
[Romansa Ilmu Boscha]
oleh : Dhimas Hadi Nugraha{
Sebuah tempat yang terpencil dalam hiruk pikuk kota lembang yang menjadi tempat mencari sebuah keajaiban luar angkasa. Tempat yang menjadi bahan dari sebuah pencarian ilmu pengetahuan di luar bumi. Melalui sebuah lensa, cahaya, dan sebuah hukum fisika bahkan kimia untuk memahami dunia luar. Jarak hanya sebuah ukuran bukan menjadi penghalang untuk melihat dunia di luar bumi.
Bumi tercipta dari benturan molekul molekul padat yang terbentur(teori bigbang) yang tidak terlepas oleh invisible hand sang maha kuasa. Bumi merupakan sumber kehidupan, sumber kehidupan yang diketahui manusia sekarang tanpa kita ketahui apakah ada kehidupan diluar bumi. Matahari, bulan, bintang merupakan bagian dari pelengkap luar angkasa. Bumi hanya sebagian kecil dari planet planet lain. Planet-planet lain hanya sebagian kecil dari galaxy. Dan galaxy hanya sebagian kecil dari sebuah luar angkasa yang luas. Sebuah kehidupan yang kecil di bumi ini yang tak perlu kita sombongkan lagi.
Cahaya matahari memberikan kita sumber penghidupan, bulan pun juga. Cahaya bintang dari sebuah gumpalan padat benda angkasa yang bercaya karna panas menghiasi langit, walaupun cahaya bintang di perkotaan turun ke kota. Ilmu merupakan rahmat dsri yang maha kuasa. perbedaan pandangan terhadap ilmu dan kesalahan terhadap pelaksanaan ilmu merupakan sumber permasalahan manusia. Jika kau ingin melewati hidup yang berat ini hanya sekian tahun. Kau tidak akan sanggup melewati luar angkasa yang jauh penuh ruang dan waktu.
Aku bersyukur hidup di bumi dan bukan planet lain yang hanya berisi udara panas dan minim oksigen. Semoga kehidupan yang singkat ini menjadi refleksi atas kemunafikan dan kesombongan dari ego manusia yang tidak pernah ada ujung untuk menjadi manusia yang memanusikan manusia.
dhimas hadi nugraha, seorang manusia yang tidak terlalu mengerti kenapa dunia dan akhirat begitu kompleks...
Bandung, 26 November 2017
oleh : Dhimas Hadi Nugraha{
Sebuah tempat yang terpencil dalam hiruk pikuk kota lembang yang menjadi tempat mencari sebuah keajaiban luar angkasa. Tempat yang menjadi bahan dari sebuah pencarian ilmu pengetahuan di luar bumi. Melalui sebuah lensa, cahaya, dan sebuah hukum fisika bahkan kimia untuk memahami dunia luar. Jarak hanya sebuah ukuran bukan menjadi penghalang untuk melihat dunia di luar bumi.
Bumi tercipta dari benturan molekul molekul padat yang terbentur(teori bigbang) yang tidak terlepas oleh invisible hand sang maha kuasa. Bumi merupakan sumber kehidupan, sumber kehidupan yang diketahui manusia sekarang tanpa kita ketahui apakah ada kehidupan diluar bumi. Matahari, bulan, bintang merupakan bagian dari pelengkap luar angkasa. Bumi hanya sebagian kecil dari planet planet lain. Planet-planet lain hanya sebagian kecil dari galaxy. Dan galaxy hanya sebagian kecil dari sebuah luar angkasa yang luas. Sebuah kehidupan yang kecil di bumi ini yang tak perlu kita sombongkan lagi.
Cahaya matahari memberikan kita sumber penghidupan, bulan pun juga. Cahaya bintang dari sebuah gumpalan padat benda angkasa yang bercaya karna panas menghiasi langit, walaupun cahaya bintang di perkotaan turun ke kota. Ilmu merupakan rahmat dsri yang maha kuasa. perbedaan pandangan terhadap ilmu dan kesalahan terhadap pelaksanaan ilmu merupakan sumber permasalahan manusia. Jika kau ingin melewati hidup yang berat ini hanya sekian tahun. Kau tidak akan sanggup melewati luar angkasa yang jauh penuh ruang dan waktu.
Aku bersyukur hidup di bumi dan bukan planet lain yang hanya berisi udara panas dan minim oksigen. Semoga kehidupan yang singkat ini menjadi refleksi atas kemunafikan dan kesombongan dari ego manusia yang tidak pernah ada ujung untuk menjadi manusia yang memanusikan manusia.
dhimas hadi nugraha, seorang manusia yang tidak terlalu mengerti kenapa dunia dan akhirat begitu kompleks...
Bandung, 26 November 2017
[WARNA MEMILIKI MASING-MASING KEINDAHANNYA]
[WARNA MEMILIKI MASING-MASING KEINDAHANNYA]
oleh : dhimas
Mungkin di negeri tercinta ini tidak larangan untuk memiliki warna, karna warna merupakan elemen dan unsur dalam mencapai suatu strategi. Warna merupakan kendaraan yang strategis dan taktis dalam mencapai sesuatu. Setiap warna memiliki landasan dasar dalam berpijak dan bergerak untuk mencapai visi misi yang di idealkan dari masing-masing warna. Sungguh indah jika memiliki warna di dalam setiap pergerakan, berarti warna itu bercampur dan saling melengkapi satu sama lain. Hasil dari percampuran warna itu menjadi warna baru yang estetik dan elok bagaikan lukisan dipapan lukis. Indah nya hasil perpaduan warna yang menghasilkan suatu hasil dari perpaduan warna akan menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat yang menjunjung tinggi dasar negara. warna memang memiliki keindahan nya masing masing, tapi warna tidak mungkin saling menjatuhkan bahkan sampai mengkhianati dirinya sendiri atau warna lainnya.
Demi sebuah kepentingan dan posisi, warna itu tidak berpadu menjadi sebuah lukisan yang indah akan tetapi menjadi sebuah lukisan kanvas yang hanya indah pada masing masing warna saja. Mungkin saja warna tersebut hanya menonjolkan keindahan dari masing masing warna nya saja. Sayang seribu sayang akan sempit terhimpit sebuah etnosentris belaka yang menjiwai masing-masing warna. Kita hidup di beberapa elemen yang berbeda, dan merasakan setiap elemen dalam hidup berbeda-beda juga sehingga tidak menjadikan masing masing warna memiliki pemikiran yang sama. Apakah perbedaan tersebut tidak ada yang mewadahi sebagai suatu standart dan tolak ukur. Standart dan tolak ukur itu sudah dirumuskan dari lama sebelum negara ini menjadi negara kesatuan republik indonesia.
Para pendiri dasar negara tidak bermain-main dalam merumuskan standart dasar atau yang disebut landasan dasar ini dalam berpijaka sebagai langkah awal dalam berpijak dahulu kala. Kita tidak boleh mengkhianati cita cita negara kita hanya demi mementingkan satu atau dua warna. Karna seperti yang saya bilang tadi, warna itu tidak akan melebur bersatu menjadi sebuah lukisan yang indah jika tidak dipadukan dengan seluruh warna yang ada.
Konflik warna merupakan konflik horizontal yang memang klasik dan harus diselesaikan, tapi warna tersebut lupa akan landasan dasar dari sebuah rumah yang subur akan kekayaan alam ini. Jika mereka mengerti dari landasan rumah ini, seharusnya mereka mengerti dan menjunjung tinggi landasan tersebut. Warna merupakan keindahan, seharusnya warna menuntun pemuda ke arah rumah yang dicita citakan bukan menuntun ke warna sendiri untuk memperindah warna dari masing-masing warna saja.
dari orang yang belum diberi warna, dan sangat bebas tanpa warna
Manusia Bebas anugrah tuhan
Tangerang, 3 juli 2017
oleh : dhimas
Mungkin di negeri tercinta ini tidak larangan untuk memiliki warna, karna warna merupakan elemen dan unsur dalam mencapai suatu strategi. Warna merupakan kendaraan yang strategis dan taktis dalam mencapai sesuatu. Setiap warna memiliki landasan dasar dalam berpijak dan bergerak untuk mencapai visi misi yang di idealkan dari masing-masing warna. Sungguh indah jika memiliki warna di dalam setiap pergerakan, berarti warna itu bercampur dan saling melengkapi satu sama lain. Hasil dari percampuran warna itu menjadi warna baru yang estetik dan elok bagaikan lukisan dipapan lukis. Indah nya hasil perpaduan warna yang menghasilkan suatu hasil dari perpaduan warna akan menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat yang menjunjung tinggi dasar negara. warna memang memiliki keindahan nya masing masing, tapi warna tidak mungkin saling menjatuhkan bahkan sampai mengkhianati dirinya sendiri atau warna lainnya.
Demi sebuah kepentingan dan posisi, warna itu tidak berpadu menjadi sebuah lukisan yang indah akan tetapi menjadi sebuah lukisan kanvas yang hanya indah pada masing masing warna saja. Mungkin saja warna tersebut hanya menonjolkan keindahan dari masing masing warna nya saja. Sayang seribu sayang akan sempit terhimpit sebuah etnosentris belaka yang menjiwai masing-masing warna. Kita hidup di beberapa elemen yang berbeda, dan merasakan setiap elemen dalam hidup berbeda-beda juga sehingga tidak menjadikan masing masing warna memiliki pemikiran yang sama. Apakah perbedaan tersebut tidak ada yang mewadahi sebagai suatu standart dan tolak ukur. Standart dan tolak ukur itu sudah dirumuskan dari lama sebelum negara ini menjadi negara kesatuan republik indonesia.
Para pendiri dasar negara tidak bermain-main dalam merumuskan standart dasar atau yang disebut landasan dasar ini dalam berpijaka sebagai langkah awal dalam berpijak dahulu kala. Kita tidak boleh mengkhianati cita cita negara kita hanya demi mementingkan satu atau dua warna. Karna seperti yang saya bilang tadi, warna itu tidak akan melebur bersatu menjadi sebuah lukisan yang indah jika tidak dipadukan dengan seluruh warna yang ada.
Konflik warna merupakan konflik horizontal yang memang klasik dan harus diselesaikan, tapi warna tersebut lupa akan landasan dasar dari sebuah rumah yang subur akan kekayaan alam ini. Jika mereka mengerti dari landasan rumah ini, seharusnya mereka mengerti dan menjunjung tinggi landasan tersebut. Warna merupakan keindahan, seharusnya warna menuntun pemuda ke arah rumah yang dicita citakan bukan menuntun ke warna sendiri untuk memperindah warna dari masing-masing warna saja.
dari orang yang belum diberi warna, dan sangat bebas tanpa warna
Manusia Bebas anugrah tuhan
Tangerang, 3 juli 2017
Kamis, 18 Juni 2015
HIDUP FIKSI PENUH REALITA BUKAN BERARTI MENJADI HAL TABU
Hallo ketemu lagi bersama gue jarot
si penguasa dunia FIKSI. Oke, kali ini gue mau posting tentang kehidupan sehari
hari seperti membeca, menulis, berbicara, networking/jaringan.
Langsung aja deh, Apa yang kalian ketahui tentang
membaca? Kalau menurut gue proses dimana orang memahami tulisan. Nah, disini
gue mau ngasih tau tentang pentingnya membaca. Membaca adalah proses memahami
tulisan seperti yang gue katakana tadi memang membosankan tetapi dibalik kata
membosankan itu tersimpan kata asyk. Tau enggak kenapa gue berkata seperti itu?
Ya..karena membaca membuat kita lebih mengetahui hal-hal yang belum kita
ketahui seperti contoh “Tadi pagi sebelum kamu kesekolah, kamu membaca Koran
dengan tidak sengaja dan melihat berita tentang sejarah kota bandung tiba-tiba
ketika ketika kamu sudah tiba disekolah lalu mendengar teman membicarakan
tentang bandung kamu bisa saja langsung menceritakan dan membuat temanmu
kagum”. Itu salah satu contoh kecilnya. Membaca bukan hanya asyk tapi membaca
juga dapat dijadikan temen penghapus kesepian. Karena ia tak meminta apapun
dari kamu dan ia selalu ada untuk kamu. Sebenarnya masih banyak sih manfaatnya
mulai dari melatih daya ingat, mengolah kosakata dengan baik, mempunyai
kosakata yang lebih kompleks, dan initnya banyak deh. Nah kurang apalagi coba?
Selain mengasykan tapi juga membuat kita lebih berpengetahuan luas. Di Negara
maju mayoritas penduduknya gemar membaca bahkan fasilitas disana penuh dengan
gedung perpustakaan. Lalu bagaimana dengan kalian kalian yang tidak suka membaca
atau yang lebih tepat belum mau membaca. Ada tips nih buat kalian yang pertama
usahakan membaca itu tidak membuat kalian terbebani. Secara tidak sadar apapun
aktivitas yang berat selama kita menyukai atau tidak merasa terbebani maka
aktivitas itu akan mudah dijalani. Seringlah main diperpustakan atau ke toko
buku untuk membeli buku yang sekira kamu menarik untuk di baca. Coba membaca
buku yang memiliki sampul cover bagus atau berisi gambar-gambar menarik. Gambar
yang menarik dengan sedikit bacaan mungkin dapat memicu kebiasaan membaca.
Masih mau untuk males membaca? Gue rasa jangan deh.
Menulis? Menulis itu hal yang ga berguna buat gue, karna gue adalah pengingat yang unggul. Eits tunggu dulu…itu namanya melanggar takdir. Ya bayangin aja, setiap manusia pasti punya jangka waktu mengingat dan mungkin beberapa ingatannya akan hilang atau yang lebih parah “pikun”. Nah ..ngedengernya aja ngeri kan? Pasti! Hahaha. Yasudah mari kita bahas mengenai keuntungan menulis. Menulis itu kurang lebih seperti merangkai cerita-cerita yang kita dapat atau kita peroleh. Menulis itu membuatmu terkenal, menulis itu membuat kemampuan verbalmu bertambah, menulis itu membuat kamu dihargai, menulis itu membuat tulisan kamu bagus. Biar gue jabarkan kenapa menulis membuat kamu terkenal, dulu ada seorang perempuan yang tinggal di Israel. Perempuan bernama “mawar” ini adalah tahanan tentara jerman. Mawar ini adalah seorang kaum yahudi, ia di bunuh oleh hitler. Tapi tau gk kenapa dia terkenal? Ia menuliskan perjalanan hidupnya ketika sebelum di tahan dan sesudah ditahan tentara jerman. Ayahanya yang masih hidup menemukan diari itu dan menyebarkan ke pers hingga menjadikan nama mawar melambung tinggi. Selain membuat terkenal juga membuat mu jadi orang yang bereksistensi seperti jikalau kamu terkenal, pasti ada cirri khas yang membuat mu terkenal seperti contoh tulisan mu yang tidak begitu formal di sukai kalangan remaja dan menjadi trend. Semakin kamu menulis semakin pintar kamu mengolah kata kata dan menjadikan mu ahli dalam verbal. Gue rasa udah cukup, dan dapat kalian simpulkan sendiri. Nah, menulis ini lebih cocok diselaraskan ketika kamu usai membaca. Siapa kamu bias membuat kata-kata sendiri dan membuat artikel yang hebih dan bermanfaat. Ya, walaupun tidak sempurna seperti orang lain. Kalau sudah seperti ini apa lagi yang kalian tunggu, segeralah isi kertas-kertas yang kosong dan jadikan pohon pohon itu ilmu yang bermanfaat.
Menulis? Menulis itu hal yang ga berguna buat gue, karna gue adalah pengingat yang unggul. Eits tunggu dulu…itu namanya melanggar takdir. Ya bayangin aja, setiap manusia pasti punya jangka waktu mengingat dan mungkin beberapa ingatannya akan hilang atau yang lebih parah “pikun”. Nah ..ngedengernya aja ngeri kan? Pasti! Hahaha. Yasudah mari kita bahas mengenai keuntungan menulis. Menulis itu kurang lebih seperti merangkai cerita-cerita yang kita dapat atau kita peroleh. Menulis itu membuatmu terkenal, menulis itu membuat kemampuan verbalmu bertambah, menulis itu membuat kamu dihargai, menulis itu membuat tulisan kamu bagus. Biar gue jabarkan kenapa menulis membuat kamu terkenal, dulu ada seorang perempuan yang tinggal di Israel. Perempuan bernama “mawar” ini adalah tahanan tentara jerman. Mawar ini adalah seorang kaum yahudi, ia di bunuh oleh hitler. Tapi tau gk kenapa dia terkenal? Ia menuliskan perjalanan hidupnya ketika sebelum di tahan dan sesudah ditahan tentara jerman. Ayahanya yang masih hidup menemukan diari itu dan menyebarkan ke pers hingga menjadikan nama mawar melambung tinggi. Selain membuat terkenal juga membuat mu jadi orang yang bereksistensi seperti jikalau kamu terkenal, pasti ada cirri khas yang membuat mu terkenal seperti contoh tulisan mu yang tidak begitu formal di sukai kalangan remaja dan menjadi trend. Semakin kamu menulis semakin pintar kamu mengolah kata kata dan menjadikan mu ahli dalam verbal. Gue rasa udah cukup, dan dapat kalian simpulkan sendiri. Nah, menulis ini lebih cocok diselaraskan ketika kamu usai membaca. Siapa kamu bias membuat kata-kata sendiri dan membuat artikel yang hebih dan bermanfaat. Ya, walaupun tidak sempurna seperti orang lain. Kalau sudah seperti ini apa lagi yang kalian tunggu, segeralah isi kertas-kertas yang kosong dan jadikan pohon pohon itu ilmu yang bermanfaat.
Jadi kalian suka membaca? Bahkan
menulis diari di binder hinggi binder itu penuh dengan kata-kata yang tidak
baku atau semua isi curahan hati mu. Pernah gk sih terlintas dipikiran kalian
untuk berbicara apa yang mau kalian katakan. Sering kan? Atau tidak
pernah..sudah pasti sering tapi kalian malu untuk mengungkapkannya. Padahal
berbicara adalah hal penting untuk melatih kemampuan berpidato atau berorasi. Tanpa
berbicara didepan umum kamu mungkin sulit dihargai karna orang yang sering
mengutarakan pendapatnya dengan baik di masyarakat umum lebih banyak dihargai. Tapi
berlaku juga jika kamu mau dihargai maka kamu harus menghargai orang lain. Banyak
orang yang berpendapat kalau berbicara di depan umum itu hanya untuk beberapa
orang saja padahal berbicara umum bisa dilakukan untuk semua orang . gue
sendiri pernah ngerasa di doktrin sama guru gue “kamu ini gk cocok jadi pembicara
atau kamu hanya jadi orang dibelakang layar” padahal itu adalah statement yang
keliru. Semua orang bisa tapi karna tidak biasa saja, seperti contohnya kamu
dalam belajar membaca atau memahami huruf..dari kecil kamu sudah terbiasa
dengan huruf a,I,u,e,o dan semacamnya. Berbicara didepan umum sama saja seperti
belajar mengenal huruf “harus terbiasa dan sering”. Ada tips bagi kalian yang
malu berbicara didepan umum…ya walaupun gue sendiri masih agak kaku kalau
bicara di depan umum. Tips nya itu adalah jangan perdulikan sejelek apapun
penampilan kamu yang terpenting kamu memberikan informasi dan jangan takut
ditertawakan kalau ditertawakan balas saja dengan kata kata yang lebih
berpendidikan mungkin mereka akan terdiam “orang yang menertawakan mu”. Ayo
coba kembangkan berbicara kamu mulai dari hal kecil seperti bertanya, seperti
menjadi pembicara ahli dalam presentasi dikelas. Atau memulai hal kecil seperti
membantu teman mu yang kurang bisa disalah satu bidang, dengan cara kamu
menjadi guru atau pembicara dalam menuntun temanmu untuk bisa bidang yang kamu
kuasai. Jangan takut ilmu diambil orang, justru ilmu yang kamu berikan kepada
orang lain lebih bermanfaat. Tidak hanya bermanfaat tapi kamu juga dapat
mempelajari hal yang tidak kamu duga duga, seperti ketika kamu memberikan ilmu
tapi apa yang kamu beri terasa kurang… kamu bisa memperbaikinnya dikemudian
hari. Teman yang kamu ajarinya tentu akan senang, siapa tau kamu menjadi
insipirasi dia dan kalau kamu butuh dia..dia senang hati membantu mu. Ayo
jangan takut untuk berbicara, siapa tau berguna untuk dimasa mendatang seperti
reporter atau pemimpin suatu perusahaan.
Berbicara itu hal yang sulit tapi
tidak sesulit membuka jaringan antar individu satu dengan individu lainnya.
Terkecuali kamu bukan mahkluk social…hahahahah. Padahal manusia adalah mahkluk social
yang tidak bisa hidup sendiri, manusia membutuhkan jaringan atau konektivitas
untuk mencapai suatu tujuan atau melengkapi satu sama lain. Sampai kapan pun
manusia tidak bisa hidup sendiri sekali lagi, kecuali kamu manusia yang hidup
di hutan yang diasingkan oleh manusia manusia lain atau kamu di culik alien,
kalau pun di culik alien kamu bakal stress dan merasa terasingkan…hahaah mulai
ngaco. Oke kembali lagi, Konektivitas atau jaringan itu yang gue sebut didapat
dari keluarga, pertemanan, pernikahan, pekerjaan, atau kepentingan yang sama.
Konektivitas atau jaringan ini menjadi jembatan pelengkap uraian diatas yaitu
membaca, menulis, berbicara. Coba aja bayangkan kalau kita bisa berbicara tapi
enggak ada lawan bicara kan aneh, mau bicara sama setan lu hahahaha. Networking
sendiri memiliki dampak yang cukup signifikan didalam hidup baik yang bersifat negative
ataupun bersifat negative. Tapi itu semua tergantung masih masing individu yang
besangkutan. Nah kamu sebagai seorang manusia berhak memilih jalan mu, entah
mau jadi manusia negative yang penuh dengan hal-hal negative dan agak di benci
orang atau kamu mau memilih hal positif yang memberikan dampak baik bagi
sekitar mu. Kalau tips dari saya sih lebih baik kamu lebih selective dalam
berhubungan “networking”, karna tidak ada salah nya kamu seperti itu. Saya ambil
contoh deh kenapa networking itu bisa merubah kepribadian mu menjadi salah satu
diatas tadi “manusia negative dan manusia positif”. Contoh nya pada saat kamu
bermain di lingkungan pasar kamu akan bau amis atau berbicara kasar, itu
sendiri terjadi karna kebiasaan mendengar dan terlalu sering melihat secara
tidak langsung kamu tersugesti. Sugesti ini lah yang menjadi ujung tombak yang
paling kuat dalam merubah pola piker, ini sudah saya alami hahaha. Jadi kamu
tetep harus tetep ber networking walapun kamu harus memilah, seperti yang saya
bilang..kita gk bisa hidup sendiri. Kamu mau sukses? Bergabunglah dengan orang
sukses sebenrnya kaliamat ini bisa benar bisa tidak hahahah kembali kepada diri
sendiri mampukah kamu bertahan sendiri menjadi orang hebat atau kamu terbawa
orang sukses karna sering bergaul. Tapi yang terpenting dalam suatu networking
itu sendiri itu adalah bagaimana kamu menghargai sebuah proses walapun kamu
bakal kembali lagi kepada happy ending. Ada yang perlu kerja keras untuk
mendapatkan happy ending ada juga yang lewat jalur express atau bisa kita sebut
orang beruntung hahahah. Tapi yang perlu kamu ingat adalah tidak ada sebuah
keringat yang sia-sia, pasti ada bayaran yang akan kamu terima. Coba kamu lihat
atau perhatikan sejauh mana networking kamu, selancar apa networking kamu,
seharmonis apa networking kamu, atau seburuk apa networking kamu. Kalau networking
kamu buruk coba lagi untuk lebih peduli terhadap sekitar, keluar dari zona aman
bagi kamu manusia kota yang otaknya individual. Kalau networking kamu baik,
terus kembangkan siapa tau bermanfaat dunia akhirat. Ada pepatah mengatakan
sebaik baiknya orang adalah orang yang berguna atau bermanfaat bagi orang
sekitar. Aduh serius amat ya gue..berasa kaya ceramah hahahaha. Sekian pidato
singkat gk jelas ala jarot hahahahaha. Jangan terlalu sinis nanti tua lohya….
:P
TERIMAKASIH UDAH MAU BACA! :)
Senin, 02 Juni 2014
Sekolah menengah atas
Lu tau gk? .... pasti lu gk tau kan?! yaudah deh ane mau kasih tau ...waaahhhh!!!!
Pertama gue mau cerita dari dasar, tentang kenapa gue bisa suka sama dia... waktu gue masuk SMA itu gue heran ko banyak yaah cewek cewek cantik di SMA gue. Tapi "gue beranggapan yaaaa namanya juga Indonesia, mulai dari kekayaan alamnya sampai manusianya bibitnya unggul-unggul" hahahah muji aja dulu. Tuh kan gue lupa, jadi yang kedua deh awkawkkwa, hhmmmmm iya waktu itu gue bingung mau masuk eskul apa ? main musik gk bisa, mau masuk yang pinter pinter kaya KIR atau debat kurang kwkwkwkw apalgi masuk Voice bisa bisa langsung dikeluarin. Kebetulan banget kakak gue lulusan SMA situ juga dan mengikuti eskul Teater, katanya sih asyk yahhh bgtu dah.... !!!!. Mulai dari eskul itu lahhh gue bertemu sama yang inisialnya N, hahahah hayooo tau gk ? kalo panjangaan dari inisialnya sih (NSN) wkwkwkwk tebak dehh nanti gue kasih permen 2 bungkus. entah kenapa gue luluh pada pandangan pertama gue(lebaayy amat gue), disitu gue mulai nyimpen perasaan dan nunggu buat ngungkapinnya "soalnya gue gk tau caranya wkwkwkk". Yaa, itu laahhh yang bikin gue betah di teater, karna ada seseorang yang bikin gue tenang kalo ngeliat apalagi kalo gakk liat pasti kangen awkawkawk. Mungkin aja itu bisa kita sebut " CINTA". Oke oke oke dan oke, Cinta gue sama dia itu terus mengalir seiring waktu sampe sampe gue mikir gimana yaahhhh....? supaya gue deket sama dia? !? daaannnn tiba tiba gue mulai merancang sesuatu yang tidak jelas tapi agak ampuuhh ko kwakakaw. Awalnya gue harus tau dulu dia lewat social media kemudian tanya tanya langsung dengan alasan tanda kutip "???!!!" hahahha. Waktu itu gue masih kelas 10 dimana masa masa pengembangan di Sekolah dan juga masa masa nakalnya juga ...kalo bicara kelas 10 gue jadi kangen breeee -_-''. ooohhhhhiiiiiyyyaaaa setelah gue tau dia, gue mulai merancang cara jitu seperti mengajari dia salah satu biner (pel.TIK), meminjamkannya buku Sejarah, Membantunya dalam mengirim tugas. Well well sampe sekrang gue nunggu buat ngungkapinnya, rasanya kalau enggak di ungkapin itu ..... "pikir sendiri hahaha".
Tiba gue dikelas yang bernama "SOULS*ISTAR". walaupun sebelumnya gue pernah menginjakan kaki gue di "RUSSIAN" dan "STRONG". Sebelum gue kasih tau tentang Kelas gue yang terakhir gue ceritain dulu yang lama. Jadi gini gue di RUSSIAN itu udah cocok cuman gue kurang suka sama yang namanya FISIKA atau apalah haahahha ...ya walaupun di RUSSIAN gue punya temen yang bernama "Kemal" beliau sang master melody gitar. Nah gue coba nakal nakal pindah ke STRONG untuk mencari sahabat gue yang bernama "JUAN" dengan harapan gue bisa berkuliah bareng dia (kuliah jurusan KOMPUTER ) tapi eh ternyata harapan itu gk sesuai kenyataan Gue masih gk betah dengan apa itu "FISIKA" . Ya tadinya sih, gue kira sahabat gue mau bantu gue dengan mendukungnya dan memberi gue uluran tangan ehhhh...ternyata dia lepas hahahahah tapi gue bisa ambil pelajaran jadi gini "Semua itu enggak bergantung sama temen atau sahabat". BTW gue emg males dia IPA sooooo gue terbang dan bermukim di IPS dan sekrang menjadi Kandang gue (SOUL S*ISTAR). Kesan pesan gue selama setahun ini seru apalagi banyak konflik di dalam kelas gue, ya namanya juga hidup sama aja kaya di kelas "kalau gk salah suasana di kelas itu bakalan hampir sama kaya kehidup nanti (walaupun agak keras hidup asli)". Apalagi dengan tipe tipe anak anak yang beragam sifat mulai yang pecicilan,pendiam,tijel,misterius(ini gue benci) "lebih tepat punah". Ya gimana ya....gue udah anggap SOUL S*ISTAR itu kaya keluarga gue yang ke 3"nah lohhhhh, keluarga gue siapa aja yak" akwawkawk. Nih yang pertama itu Keluarga dirumah gue, yang kedua itu Teater, Yang ketiga baru SOUL S*ISTAR. BTW, di kelas 2 ini gue masih mendambakan seseorang yang bikin gue jatuh Cinta "yang itu loh yang pas kelas 10". Ah perjalan cinta gue gk semulus Paha girlband, Temen deket cewek padahal bnyak tapi enggak punya cewe hahahahah. HIDUP ADIL KO kawkawkawk buktinya gue masih jomblo, eits tenang kalau misalkan Enggak adil pasti Dunia udah hanccur cepet..ye Gaaa?. Ya mungkin gue kurang doa sama tahajud. Oke ini cerita gue, alay ga apa apa kan? APA LUU KETAWA...ceritain dong lewat komentar sama kasih bintang ke GUE hahahaha. Sekian ~~
Ini waktu kelas 10
Ini Kelas 11
Langganan:
Postingan (Atom)















