Sebelum membahas nasionalisme
mahasiswa ada baiknya kita beralih kepada pengertian nasionalisme dengan
mahasiswa. Nasionalisme diartikan dengan suatu paham atau ajaran tentang sikap
cinta wagar terhadap negara nya. Atau dalam kamus kbbi nasionalisme diartikan
merupakan ajaran untuk mmencintai bangsa dan negaranya sendiri. Sudah banyak
pengertian tentang nasionalisme di beberapa literasi dan juga sudah di artikan
juga oleh beberapa tokoh seperti Soekarno, prof. Hartono dan beberapa tokoh
lain. Nasionalisme ini muncul dan menjadi hal yang di gaungkan ternyata di
ciptakan oleh barat sebagai suatu legitimasi (dalam buku sapiens karya yuval).
Nasionalisme tumbuh dan berkembang karena persamaan daerah atau teritorial.
Seseorang yang merasakan perasaan yang sama ketika hidup dalam teritorial yang
sama lalu saling bergantungan dan menggantungkan hidupnya bersama menjadikan
cikal bakal legitimasi bernama nasionalisme. Berbicara nasionalisme,
mengingatkan saya tentang sejarah kemerdekaan negara kita dan beberapa negara
lain. Desakan penjajahan oleh imperium-imperium imperialis yang mengeruk habis
sumberdaya atas negara jajahannya. Imperialis memberikan ruang besar negara
indonesia untuk bergerak dan berontak di tengah ketidakadilan melanda
nusantara. Nusantara dulu dipenuhi oleh kerajaan-kerajaan besar yang memberikan
sebuah gambaran peradaaban besar lewat hasil cita,karsa,dan rasa pendahulu yang
melahirkan beberapa warisan besar berupa monumen-monumen bersejarah di negeri
indonesia ini. Satu persatu daerah nusantara di jajaki oleh kaum imperialis
,sehingga menimbulkan perlawanan kecil di tiap daerah. Runtuhnya kerajaan bukti
dari hilang nya persatuan di tanah nusantara ini. Beralih ke zaman
penjajahan-penjajahan oleh belanda dan jepang yang memaksa kita bersatu dan
mengenal kata nasionalisme. penjajahan belanda yang begitu lama melahirkan
perlawanan pemuda pada 1908 lewat boedi oetomo. Hingga lahir nya kongres pemuda
2 yang melahirkan sumpah pemuda pada tahun 1928. Penjajahan kejam jepang pada
tahun 1942 menghasilkan kepedihan rakyat indonesia. Hingga lahirnya kemerdekaan
oleh kaum muda yang di cerminkan oleh semangat mahasiswa karna memiliki gelora
semangat kaum muda. Kaum muda kala itu di kebiri hak nya, mereka di bungkam,
mereka membuat eskalasi gerakan dalam mencari solusi atas permasalah negeri di
ruang-ruang kecil asrama tertutup. Hingga pada tahun 45, hirosima di bom oleh
sekutu yang mengakibatkan kekuatan jepang redup dan kemerdekaan indonesia hadir
dari desakan kaum muda kala itu. Semangat nasionalisme ini muncul akibat
desakan penjajahan, timbul suatu pertanyaan “akankah negara kita bersatu dan
tumbuh jiwa nasionalisnya jika tidak di jajah kala itu?”.
Berbicara
mahasiswa tentu timbul suatu pandangan yang besar, karena mahasiswa melahirkan
banyak torehan sejarah. Pengertian mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang
sedang menempuh pendidikan tinggi baik di sekolah tinggi, akademi, mapaun
universitas. Mahasiswa merupakan sebuah motor penggerak perubahan peradaban
yang sudah teruji dalam sejarah pembentukan eskalasi panjang negara republik
indonesia hingga saat ini. Mahasiswa mengemban amanah yang sangat berat karena
memiliki tugas dan fungsi. Mahasiswa sebagai agent of change, social control,
iron stock dan guardian of value. Dan memiliki fungsi menaikan taraf hidup
masyarakat dan ikut terjun dalam langsung kemasyarkat seperti tertuang pada sk
kemendikbut no 155 tahun 1998. Mahasiswa memiliki peran yang besar dalam
peradaban, karena mengemban nama besar sebagai aktor intelektual dalam berfikir
sehingga memunculkan solusi-solusi atas permasalahan yang ada pada masyarakat.
Sikap suci mahasiswa yang bermodalkan ideologi mendasar dalam bergerak untuk
keadilan penuh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap kritis yang
timbul dari mahasiswa memberikan impact yang besar, mahasiswa dibekali ilmu
pengetahuan sesuai dengan core kompetensi nya masing-masing yang sekarang
semakin berkembang ilmu pengetahuan. Dahulu ilmu pengetahuan menggambarkan
sebagian besar ilmu tentang salah satu
disiplin, skrng semakin konsen dan spesifik ilmu itu berkembang. Mahasiswa
dapat mengambil kesempatan itu dalam membangun negara lewat kampusnya melalui
disiplin ilmu yang di pelajarinya. Kampus merupakan miniatur negara dan sebagai
salah satu stakeholder utama dalam mencetak pemimpin-pemimpin besar di masa
yang akan mendatang. Salah satu bukti, presiden pertama kita soekarno merupakan
presiden pertama yang dahulu mengemban pendidikan oleh sekolah barat.
Nasionalisme
memang berarti suatu cinta terhadap negaranya, seiring berjalannya waktu
nasionalisme keluar dalam beberapa pengertian yang di tambah oleh kata-kata
lain. Sikap nasionalisme memiliki bentuk lain, dari beberapa literasi yang saya
baca ada beberapa bentuk nasionalisme. nasionalisme agama, kewarganegaraan,
romantik, budaya, kenegaraan. Nasionalisme sering diartikan sempit oleh
beberapa oknum, kadang mengartikan nasionalis itu tidak agamis lalu sebaliknya
orang agamis tidak nasionalis. Ini merupakan pandangan keliru yang muncul
ditengah-tengah presepsi publik yang memang muncul akibat desakan politik
identitas yang dibuat oknum berkepentingan. Nasionalisme ini penting bagi
keberlangsung berbangsa dan bernegara, menjadi syarat dasar untuk menjalankan
keberlangsungan negara republik indonesia ini yang secara struktur
kemasyarakatan nya masih tersegmentasi mulai dari agama,ideologi, ras, suku,
dan beberapa perbedaan lain. Atas perbedaan ini tidak mempersempit langkah kita
selaku warga indonesia dan juga selaku mahasiswa indonesia di tiap universitas
dalam memberikan solusi atas permasalahan. Hal kecil yang bisa dilakukan oleh
mahasiswa yaitu dengan menjunjung tinggi pancasila yang dijiwai oleh agama.
Pancasila merupakan salah satu bentuk rasa nasionalisme, pancasila mengakomodir
kepentingan khalayak untuk menjadi pedoman utama negara indonesia.
Nasionalisme pada mahasiswa
tumbuh ketika mahasiswa itu cinta pada kampusnya, bukti langsung mahasiswa
cinta pada kampus adalah ikut berkontribusi langsung berperan dalam setiap
masalah yang terjadi di Universitas. permasalahan yang terjadi di Universitas
merupakan satu dari sekian sampel yang nanti nya menjadi bahan perbaikan ketika
mahasiswa tersebut keluar dan meninggalkan title mahasiswa nya. peran mahasiswa
penting dalam menumbuhkan nasionalisme mahasiswa di kampus, mahasiswa merupakan
masa yang produktif dan berpengaruh besar dalam memberikan gagasan-gagasan
besar melalui nasionalisme. di kampus sendiri memiliki banyak ideologi yang di
anut oleh setiap mahasiswa, walaupun kadang menjadi penglahang dan sekat sempit
pergerakan mahasiswa. sekat sempit pergerakan mahasiswa ini bisa dihilangkan
oleh gagasan besar nasionalisme pada mahasiswa yang menjadi pemersatu seluruh
kepentingan. jika rasa cinta almamater itu tumbuh mengakar pada tiap jati diri
mahasiswa mungkin tidak akan memasukan kepentingan luar kampus yang tidak
berkolerasi dengan kampus. maka pentingnya memupuk jiwa nasionalisme mahasiswa
agar tidak memasukan kepentingan luat kampus, sehingga kepentingan bersama atas
kampus bisa berjalan dan tujuan bersama dikampus bisa dijalani dengan efektif
dan efisien.
Ada berapa alesan kenapa
mahasiswa cendrung tidak nasionalis, karena alasan kesibukan padahal kita
memiliki waktu yang sama hanya berbeda pada tujuan dan fokus kita. peran yang
bisa kita berikan selaku mahasiswa yang cinta pada almamater dan negeri adalah
ikut terjun langsung yang berhubungan dengan universitas. beberapa hal yang
harus dilakukan mahasiswa yang memiliki jiwa nasionalis tinggi menurut saya, antara
lain:
1. Mengharumkan nama universitas melalui lomba-lomba
2. melakukan tugas mahasiswa yaitu menaikan taraf hidup
masyarakat dan ikut terjun langsung menjadi masyarakat.
3. menjalankan fungsi mahasiswa antara lain : fungsi agent
of change, social control, guardian of value, dan iron stock.
4. (menggelorakan semangat jiwa pemuda) memanfatkan waktu
luang dengan sebaik mungkin, selagi muda dan memiliki kelebihan dari segi
kekuatan, umur yang muda, fisik yang kokoh dan pemikiran yang jernih sudah seharusnya
memaksimalkan waktu muda ke arah hal positif.
5. ikut berpartisipasi terhadap isu yang beredar di
masyarakat menggunakan core kompetensi nya masing-masing.
6. perbanyak membaca dan berdiskusi dengan sesama mahasiswa
dan membangun jaringan antar mahasiswa guna mengintegrasi gerakan mahasiswa
yang semakin terarah dan memiliki pemahaman secara luas.
memaknai mahasiswa nasionalis tidak hanya dari segi
akademis, tetapi lebih kompleks lagi dengan menjadi aktivis di dalam kelas dan
luar kelas. menjadi akademisi yang pintar dan menjadi seorang aktivis pejuang
kemanusian yang berintelektual guna kebermanfaatan masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar