Rabu, 28 Februari 2018

MEMAHAMI NASIONALISME SUDUT PANDANG KERUCUTKU

Sebelum membahas nasionalisme mahasiswa ada baiknya kita beralih kepada pengertian nasionalisme dengan mahasiswa. Nasionalisme diartikan dengan suatu paham atau ajaran tentang sikap cinta wagar terhadap negara nya. Atau dalam kamus kbbi nasionalisme diartikan merupakan ajaran untuk mmencintai bangsa dan negaranya sendiri. Sudah banyak pengertian tentang nasionalisme di beberapa literasi dan juga sudah di artikan juga oleh beberapa tokoh seperti Soekarno, prof. Hartono dan beberapa tokoh lain. Nasionalisme ini muncul dan menjadi hal yang di gaungkan ternyata di ciptakan oleh barat sebagai suatu legitimasi (dalam buku sapiens karya yuval). Nasionalisme tumbuh dan berkembang karena persamaan daerah atau teritorial. Seseorang yang merasakan perasaan yang sama ketika hidup dalam teritorial yang sama lalu saling bergantungan dan menggantungkan hidupnya bersama menjadikan cikal bakal legitimasi bernama nasionalisme. Berbicara nasionalisme, mengingatkan saya tentang sejarah kemerdekaan negara kita dan beberapa negara lain. Desakan penjajahan oleh imperium-imperium imperialis yang mengeruk habis sumberdaya atas negara jajahannya. Imperialis memberikan ruang besar negara indonesia untuk bergerak dan berontak di tengah ketidakadilan melanda nusantara. Nusantara dulu dipenuhi oleh kerajaan-kerajaan besar yang memberikan sebuah gambaran peradaaban besar lewat hasil cita,karsa,dan rasa pendahulu yang melahirkan beberapa warisan besar berupa monumen-monumen bersejarah di negeri indonesia ini. Satu persatu daerah nusantara di jajaki oleh kaum imperialis ,sehingga menimbulkan perlawanan kecil di tiap daerah. Runtuhnya kerajaan bukti dari hilang nya persatuan di tanah nusantara ini. Beralih ke zaman penjajahan-penjajahan oleh belanda dan jepang yang memaksa kita bersatu dan mengenal kata nasionalisme. penjajahan belanda yang begitu lama melahirkan perlawanan pemuda pada 1908 lewat boedi oetomo. Hingga lahir nya kongres pemuda 2 yang melahirkan sumpah pemuda pada tahun 1928. Penjajahan kejam jepang pada tahun 1942 menghasilkan kepedihan rakyat indonesia. Hingga lahirnya kemerdekaan oleh kaum muda yang di cerminkan oleh semangat mahasiswa karna memiliki gelora semangat kaum muda. Kaum muda kala itu di kebiri hak nya, mereka di bungkam, mereka membuat eskalasi gerakan dalam mencari solusi atas permasalah negeri di ruang-ruang kecil asrama tertutup. Hingga pada tahun 45, hirosima di bom oleh sekutu yang mengakibatkan kekuatan jepang redup dan kemerdekaan indonesia hadir dari desakan kaum muda kala itu. Semangat nasionalisme ini muncul akibat desakan penjajahan, timbul suatu pertanyaan “akankah negara kita bersatu dan tumbuh jiwa nasionalisnya jika tidak di jajah kala itu?”.
                Berbicara mahasiswa tentu timbul suatu pandangan yang besar, karena mahasiswa melahirkan banyak torehan sejarah. Pengertian mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi baik di sekolah tinggi, akademi, mapaun universitas. Mahasiswa merupakan sebuah motor penggerak perubahan peradaban yang sudah teruji dalam sejarah pembentukan eskalasi panjang negara republik indonesia hingga saat ini. Mahasiswa mengemban amanah yang sangat berat karena memiliki tugas dan fungsi. Mahasiswa sebagai agent of change, social control, iron stock dan guardian of value. Dan memiliki fungsi menaikan taraf hidup masyarakat dan ikut terjun dalam langsung kemasyarkat seperti tertuang pada sk kemendikbut no 155 tahun 1998. Mahasiswa memiliki peran yang besar dalam peradaban, karena mengemban nama besar sebagai aktor intelektual dalam berfikir sehingga memunculkan solusi-solusi atas permasalahan yang ada pada masyarakat. Sikap suci mahasiswa yang bermodalkan ideologi mendasar dalam bergerak untuk keadilan penuh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap kritis yang timbul dari mahasiswa memberikan impact yang besar, mahasiswa dibekali ilmu pengetahuan sesuai dengan core kompetensi nya masing-masing yang sekarang semakin berkembang ilmu pengetahuan. Dahulu ilmu pengetahuan menggambarkan sebagian besar ilmu tentang  salah satu disiplin, skrng semakin konsen dan spesifik ilmu itu berkembang. Mahasiswa dapat mengambil kesempatan itu dalam membangun negara lewat kampusnya melalui disiplin ilmu yang di pelajarinya. Kampus merupakan miniatur negara dan sebagai salah satu stakeholder utama dalam mencetak pemimpin-pemimpin besar di masa yang akan mendatang. Salah satu bukti, presiden pertama kita soekarno merupakan presiden pertama yang dahulu mengemban pendidikan oleh sekolah barat.
                Nasionalisme memang berarti suatu cinta terhadap negaranya, seiring berjalannya waktu nasionalisme keluar dalam beberapa pengertian yang di tambah oleh kata-kata lain. Sikap nasionalisme memiliki bentuk lain, dari beberapa literasi yang saya baca ada beberapa bentuk nasionalisme. nasionalisme agama, kewarganegaraan, romantik, budaya, kenegaraan. Nasionalisme sering diartikan sempit oleh beberapa oknum, kadang mengartikan nasionalis itu tidak agamis lalu sebaliknya orang agamis tidak nasionalis. Ini merupakan pandangan keliru yang muncul ditengah-tengah presepsi publik yang memang muncul akibat desakan politik identitas yang dibuat oknum berkepentingan. Nasionalisme ini penting bagi keberlangsung berbangsa dan bernegara, menjadi syarat dasar untuk menjalankan keberlangsungan negara republik indonesia ini yang secara struktur kemasyarakatan nya masih tersegmentasi mulai dari agama,ideologi, ras, suku, dan beberapa perbedaan lain. Atas perbedaan ini tidak mempersempit langkah kita selaku warga indonesia dan juga selaku mahasiswa indonesia di tiap universitas dalam memberikan solusi atas permasalahan. Hal kecil yang bisa dilakukan oleh mahasiswa yaitu dengan menjunjung tinggi pancasila yang dijiwai oleh agama. Pancasila merupakan salah satu bentuk rasa nasionalisme, pancasila mengakomodir kepentingan khalayak untuk menjadi pedoman utama negara indonesia.
Nasionalisme pada mahasiswa tumbuh ketika mahasiswa itu cinta pada kampusnya, bukti langsung mahasiswa cinta pada kampus adalah ikut berkontribusi langsung berperan dalam setiap masalah yang terjadi di Universitas. permasalahan yang terjadi di Universitas merupakan satu dari sekian sampel yang nanti nya menjadi bahan perbaikan ketika mahasiswa tersebut keluar dan meninggalkan title mahasiswa nya. peran mahasiswa penting dalam menumbuhkan nasionalisme mahasiswa di kampus, mahasiswa merupakan masa yang produktif dan berpengaruh besar dalam memberikan gagasan-gagasan besar melalui nasionalisme. di kampus sendiri memiliki banyak ideologi yang di anut oleh setiap mahasiswa, walaupun kadang menjadi penglahang dan sekat sempit pergerakan mahasiswa. sekat sempit pergerakan mahasiswa ini bisa dihilangkan oleh gagasan besar nasionalisme pada mahasiswa yang menjadi pemersatu seluruh kepentingan. jika rasa cinta almamater itu tumbuh mengakar pada tiap jati diri mahasiswa mungkin tidak akan memasukan kepentingan luar kampus yang tidak berkolerasi dengan kampus. maka pentingnya memupuk jiwa nasionalisme mahasiswa agar tidak memasukan kepentingan luat kampus, sehingga kepentingan bersama atas kampus bisa berjalan dan tujuan bersama dikampus bisa dijalani dengan efektif dan efisien.
 

Ada berapa alesan kenapa mahasiswa cendrung tidak nasionalis, karena alasan kesibukan padahal kita memiliki waktu yang sama hanya berbeda pada tujuan dan fokus kita. peran yang bisa kita berikan selaku mahasiswa yang cinta pada almamater dan negeri adalah ikut terjun langsung yang berhubungan dengan universitas. beberapa hal yang harus dilakukan mahasiswa yang memiliki jiwa nasionalis tinggi menurut saya, antara lain:

1. Mengharumkan nama universitas melalui lomba-lomba
2. melakukan tugas mahasiswa yaitu menaikan taraf hidup masyarakat dan ikut terjun langsung menjadi masyarakat.
3. menjalankan fungsi mahasiswa antara lain : fungsi agent of change, social control, guardian of value, dan iron stock.
4. (menggelorakan semangat jiwa pemuda) memanfatkan waktu luang dengan sebaik mungkin, selagi muda dan memiliki kelebihan dari segi kekuatan, umur yang muda, fisik yang kokoh dan pemikiran yang jernih sudah seharusnya memaksimalkan waktu muda ke arah hal positif.
5. ikut berpartisipasi terhadap isu yang beredar di masyarakat menggunakan core kompetensi nya masing-masing.
6. perbanyak membaca dan berdiskusi dengan sesama mahasiswa dan membangun jaringan antar mahasiswa guna mengintegrasi gerakan mahasiswa yang semakin terarah dan memiliki pemahaman secara luas.

memaknai mahasiswa nasionalis tidak hanya dari segi akademis, tetapi lebih kompleks lagi dengan menjadi aktivis di dalam kelas dan luar kelas. menjadi akademisi yang pintar dan menjadi seorang aktivis pejuang kemanusian yang berintelektual guna kebermanfaatan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar