Kamis, 18 Juni 2015

HIDUP FIKSI PENUH REALITA BUKAN BERARTI MENJADI HAL TABU



Hallo ketemu lagi bersama gue jarot si penguasa dunia FIKSI. Oke, kali ini gue mau posting tentang kehidupan sehari hari seperti membeca, menulis, berbicara, networking/jaringan.
Langsung  aja deh, Apa yang kalian ketahui tentang membaca? Kalau menurut gue proses dimana orang memahami tulisan. Nah, disini gue mau ngasih tau tentang pentingnya membaca. Membaca adalah proses memahami tulisan seperti yang gue katakana tadi memang membosankan tetapi dibalik kata membosankan itu tersimpan kata asyk. Tau enggak kenapa gue berkata seperti itu? Ya..karena membaca membuat kita lebih mengetahui hal-hal yang belum kita ketahui seperti contoh “Tadi pagi sebelum kamu kesekolah, kamu membaca Koran dengan tidak sengaja dan melihat berita tentang sejarah kota bandung tiba-tiba ketika ketika kamu sudah tiba disekolah lalu mendengar teman membicarakan tentang bandung kamu bisa saja langsung menceritakan dan membuat temanmu kagum”. Itu salah satu contoh kecilnya. Membaca bukan hanya asyk tapi membaca juga dapat dijadikan temen penghapus kesepian. Karena ia tak meminta apapun dari kamu dan ia selalu ada untuk kamu. Sebenarnya masih banyak sih manfaatnya mulai dari melatih daya ingat, mengolah kosakata dengan baik, mempunyai kosakata yang lebih kompleks, dan initnya banyak deh. Nah kurang apalagi coba? Selain mengasykan tapi juga membuat kita lebih berpengetahuan luas. Di Negara maju mayoritas penduduknya gemar membaca bahkan fasilitas disana penuh dengan gedung perpustakaan. Lalu bagaimana dengan kalian kalian yang tidak suka membaca atau yang lebih tepat belum mau membaca. Ada tips nih buat kalian yang pertama usahakan membaca itu tidak membuat kalian terbebani. Secara tidak sadar apapun aktivitas yang berat selama kita menyukai atau tidak merasa terbebani maka aktivitas itu akan mudah dijalani. Seringlah main diperpustakan atau ke toko buku untuk membeli buku yang sekira kamu menarik untuk di baca. Coba membaca buku yang memiliki sampul cover bagus atau berisi gambar-gambar menarik. Gambar yang menarik dengan sedikit bacaan mungkin dapat memicu kebiasaan membaca. Masih mau untuk males membaca? Gue rasa jangan deh.

                Menulis? Menulis itu hal yang ga berguna buat gue, karna gue adalah pengingat yang unggul. Eits tunggu dulu…itu namanya melanggar takdir. Ya bayangin aja, setiap manusia pasti punya jangka waktu mengingat dan mungkin beberapa ingatannya akan hilang atau yang lebih parah “pikun”. Nah ..ngedengernya aja ngeri kan? Pasti! Hahaha. Yasudah mari kita bahas mengenai keuntungan menulis. Menulis itu kurang lebih seperti merangkai cerita-cerita yang kita dapat atau kita peroleh. Menulis itu membuatmu terkenal, menulis itu membuat kemampuan verbalmu bertambah, menulis itu membuat kamu dihargai, menulis itu membuat tulisan kamu bagus. Biar gue jabarkan kenapa menulis membuat kamu terkenal, dulu ada seorang perempuan yang tinggal di Israel. Perempuan bernama “mawar” ini adalah tahanan tentara jerman. Mawar ini adalah seorang kaum yahudi, ia di bunuh oleh hitler. Tapi tau gk kenapa dia terkenal? Ia menuliskan perjalanan hidupnya ketika sebelum di tahan dan sesudah ditahan tentara jerman. Ayahanya yang masih hidup menemukan diari itu dan menyebarkan ke pers hingga menjadikan nama mawar melambung tinggi. Selain membuat terkenal juga membuat mu jadi orang yang bereksistensi seperti jikalau kamu terkenal, pasti ada cirri khas yang membuat mu terkenal seperti contoh tulisan mu yang tidak begitu formal di sukai kalangan remaja dan menjadi trend. Semakin kamu menulis semakin pintar kamu mengolah kata kata dan menjadikan mu ahli dalam verbal. Gue rasa udah cukup, dan dapat kalian simpulkan sendiri. Nah, menulis ini lebih cocok diselaraskan ketika kamu usai membaca. Siapa kamu bias membuat kata-kata sendiri dan membuat artikel yang hebih dan bermanfaat. Ya, walaupun tidak sempurna seperti orang lain. Kalau sudah seperti ini apa lagi yang kalian tunggu, segeralah isi kertas-kertas yang kosong dan jadikan pohon pohon itu ilmu yang bermanfaat.
Jadi kalian suka membaca? Bahkan menulis diari di binder hinggi binder itu penuh dengan kata-kata yang tidak baku atau semua isi curahan hati mu. Pernah gk sih terlintas dipikiran kalian untuk berbicara apa yang mau kalian katakan. Sering kan? Atau tidak pernah..sudah pasti sering tapi kalian malu untuk mengungkapkannya. Padahal berbicara adalah hal penting untuk melatih kemampuan berpidato atau berorasi. Tanpa berbicara didepan umum kamu mungkin sulit dihargai karna orang yang sering mengutarakan pendapatnya dengan baik di masyarakat umum lebih banyak dihargai. Tapi berlaku juga jika kamu mau dihargai maka kamu harus menghargai orang lain. Banyak orang yang berpendapat kalau berbicara di depan umum itu hanya untuk beberapa orang saja padahal berbicara umum bisa dilakukan untuk semua orang . gue sendiri pernah ngerasa di doktrin sama guru gue “kamu ini gk cocok jadi pembicara atau kamu hanya jadi orang dibelakang layar” padahal itu adalah statement yang keliru. Semua orang bisa tapi karna tidak biasa saja, seperti contohnya kamu dalam belajar membaca atau memahami huruf..dari kecil kamu sudah terbiasa dengan huruf a,I,u,e,o dan semacamnya. Berbicara didepan umum sama saja seperti belajar mengenal huruf “harus terbiasa dan sering”. Ada tips bagi kalian yang malu berbicara didepan umum…ya walaupun gue sendiri masih agak kaku kalau bicara di depan umum. Tips nya itu adalah jangan perdulikan sejelek apapun penampilan kamu yang terpenting kamu memberikan informasi dan jangan takut ditertawakan kalau ditertawakan balas saja dengan kata kata yang lebih berpendidikan mungkin mereka akan terdiam “orang yang menertawakan mu”. Ayo coba kembangkan berbicara kamu mulai dari hal kecil seperti bertanya, seperti menjadi pembicara ahli dalam presentasi dikelas. Atau memulai hal kecil seperti membantu teman mu yang kurang bisa disalah satu bidang, dengan cara kamu menjadi guru atau pembicara dalam menuntun temanmu untuk bisa bidang yang kamu kuasai. Jangan takut ilmu diambil orang, justru ilmu yang kamu berikan kepada orang lain lebih bermanfaat. Tidak hanya bermanfaat tapi kamu juga dapat mempelajari hal yang tidak kamu duga duga, seperti ketika kamu memberikan ilmu tapi apa yang kamu beri terasa kurang… kamu bisa memperbaikinnya dikemudian hari. Teman yang kamu ajarinya tentu akan senang, siapa tau kamu menjadi insipirasi dia dan kalau kamu butuh dia..dia senang hati membantu mu. Ayo jangan takut untuk berbicara, siapa tau berguna untuk dimasa mendatang seperti reporter atau pemimpin suatu perusahaan.
Berbicara itu hal yang sulit tapi tidak sesulit membuka jaringan antar individu satu dengan individu lainnya. Terkecuali kamu bukan mahkluk social…hahahahah. Padahal manusia adalah mahkluk social yang tidak bisa hidup sendiri, manusia membutuhkan jaringan atau konektivitas untuk mencapai suatu tujuan atau melengkapi satu sama lain. Sampai kapan pun manusia tidak bisa hidup sendiri sekali lagi, kecuali kamu manusia yang hidup di hutan yang diasingkan oleh manusia manusia lain atau kamu di culik alien, kalau pun di culik alien kamu bakal stress dan merasa terasingkan…hahaah mulai ngaco. Oke kembali lagi, Konektivitas atau jaringan itu yang gue sebut didapat dari keluarga, pertemanan, pernikahan, pekerjaan, atau kepentingan yang sama. Konektivitas atau jaringan ini menjadi jembatan pelengkap uraian diatas yaitu membaca, menulis, berbicara. Coba aja bayangkan kalau kita bisa berbicara tapi enggak ada lawan bicara kan aneh, mau bicara sama setan lu hahahaha. Networking sendiri memiliki dampak yang cukup signifikan didalam hidup baik yang bersifat negative ataupun bersifat negative. Tapi itu semua tergantung masih masing individu yang besangkutan. Nah kamu sebagai seorang manusia berhak memilih jalan mu, entah mau jadi manusia negative yang penuh dengan hal-hal negative dan agak di benci orang atau kamu mau memilih hal positif yang memberikan dampak baik bagi sekitar mu. Kalau tips dari saya sih lebih baik kamu lebih selective dalam berhubungan “networking”, karna tidak ada salah nya kamu seperti itu. Saya ambil contoh deh kenapa networking itu bisa merubah kepribadian mu menjadi salah satu diatas tadi “manusia negative dan manusia positif”. Contoh nya pada saat kamu bermain di lingkungan pasar kamu akan bau amis atau berbicara kasar, itu sendiri terjadi karna kebiasaan mendengar dan terlalu sering melihat secara tidak langsung kamu tersugesti. Sugesti ini lah yang menjadi ujung tombak yang paling kuat dalam merubah pola piker, ini sudah saya alami hahaha. Jadi kamu tetep harus tetep ber networking walapun kamu harus memilah, seperti yang saya bilang..kita gk bisa hidup sendiri. Kamu mau sukses? Bergabunglah dengan orang sukses sebenrnya kaliamat ini bisa benar bisa tidak hahahah kembali kepada diri sendiri mampukah kamu bertahan sendiri menjadi orang hebat atau kamu terbawa orang sukses karna sering bergaul. Tapi yang terpenting dalam suatu networking itu sendiri itu adalah bagaimana kamu menghargai sebuah proses walapun kamu bakal kembali lagi kepada happy ending. Ada yang perlu kerja keras untuk mendapatkan happy ending ada juga yang lewat jalur express atau bisa kita sebut orang beruntung hahahah. Tapi yang perlu kamu ingat adalah tidak ada sebuah keringat yang sia-sia, pasti ada bayaran yang akan kamu terima. Coba kamu lihat atau perhatikan sejauh mana networking kamu, selancar apa networking kamu, seharmonis apa networking kamu, atau seburuk apa networking kamu. Kalau networking kamu buruk coba lagi untuk lebih peduli terhadap sekitar, keluar dari zona aman bagi kamu manusia kota yang otaknya individual. Kalau networking kamu baik, terus kembangkan siapa tau bermanfaat dunia akhirat. Ada pepatah mengatakan sebaik baiknya orang adalah orang yang berguna atau bermanfaat bagi orang sekitar. Aduh serius amat ya gue..berasa kaya ceramah hahahaha. Sekian pidato singkat gk jelas ala jarot hahahahaha. Jangan terlalu sinis nanti tua lohya…. :P
TERIMAKASIH UDAH MAU BACA! :)